KUNJUNGI SEKOLAH INDONESIA BANGKOK DIRJEN GTK MEMOTIVASI GURU DAN SISWA UNTUK MENGINSPIRASI
|
Bangkok, 7 Juni 2022 – Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kementrian Pendidikan Riset dan Teknologi (Kemdikburistek), Dr. Iwan Syahril, Ph.D., di sela-sela kegiatnnya mengikuti Pasific Regional Education Minister’s Conference, berkunjung ke Sekolah Indonesia Bangkok (SIB), setelah bertemu dengan Duta Besar Rachmat Budiman. Selain Dirjen dan timnya, pertemuan dihadiri Duta Besar, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Bangkok, ketua komite, kepala sekolah, guru, tendik, dan perwakilan OSIS SIB. Pada paparannya, Kepala Sekolah, Susianto, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa SIB memiliki 95 peserta didik mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA), 17 guru dan 2 tenaga kependidikan. “Ada 20 peserta didik TK, 39 peserta didik SD, 21 peserta didik SMP dan 16 peserta didik SMA,” jelas Susianto. Disampaikan juga bahwa kepala Sekolah dibantu 4 wakil kepala sekolah bidang kurikulum, kesiswaan, humas, dan sarpras, dan guru lain menjadi koordinator di berbagai bidang kegiatan. Lebih lanjut Kepala Sekolah menyampaikan bahwa SIB mendapat akreditasi A dari BANPAUDNF, tahun 2019 untuk jenjang TK, dan Akreditas A untuk jenjang SD, SMP dan SMA dari BAN S/M, tahun 2021. Susianto juga memaparkan prestasi peserta didik dan peran SIB dalam mendukung misi diplomatik Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok. “Dua peserta didik lulusan tahun 2022 masuk Universitas Indonesia melalui jalur SNMPTN di Jurusan Dokter dan Manajemen,” ujar Susianto. Kepala Sekolah juga menyampaikan terima kasih kepada Duta Besar Rachmat Budiman dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Ir. Achmad Wicakdono, M.Eng., Ph.D., atas arahan dan bimbingan yang diberikan kepada SIB di setiap kesempatan. Iwan Syahril, pada sambutannya, menceritakan pengalamannya sebelum menjadi Dirjen, setelah menanyakan mimpi dari para guru dan siswa yang hadir. “Dari muda saya ingin menjadi guru yang baik, selalu belajar, dan berusaha memecahkan masalah,” ujarnya.” Iwan juga menceritakan pengalamannya menjadi dekan, menjadi mahasiswa S3 dan melatih guru di Amerika. “Bila kita mencintai pekerjaan kita, maka kita akan bekerja sepenuh hati, selalu belajar dan belajar, bagaimana memberikan yang terbaik kepada siswa,” tambahnya. “Guru itu seperti petani, mendidik siswa sesuai kodrat sang pencipta, kalau bibitnya padi tumbuhkan sebagai padi yang terbaik, juga bila kopi, atau kedelai, tumbuhkan sesuai kodratnya,” ujarnya. “Menjadi guru itu orientasinya siswa, bagaimana membawa perubahan pada siswa, dampak apa yang guru lakukan pada siswa. Merdeka belajar itu tujuannya tiga; pertama siswa, kedua siswa, ketiga siswa,” jelasnya. Dirjen GTK juga menjelaskan bahwa dalam kurikulum merdeka, guru menjadi teladan, memberi semangat, dan memberdayakan anak didik menjadi manusia mandiri atau merdeka, sebagaimana tersirat pada makna ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani. Iwan menyampaikan kepada guru SIB agar mengembangkan pembelajaran dengan memperhatikan kodrat alami siswa dan lingkungan dimana peserta didik berada, dan kodrat zaman, sesuai dengan ketrampilan yang diperlukan dan nilai budaya di masanya. “Guru SIB dapat menjadi inspirasi untuk menghadirkan inovasi, sebagai komunitas belajar di dalam sekolah yang dipimpin kepala sekolah,” pesannya. Pada akhir sambutannya, Iwan bermain gitar dan menyanyikan lagu Laskar Pelangi bersama semua yang hadir. “Lagu ini saya pilih karena lagu ini tentang mimpi, tentang kisah seorang guru yang dalam suasana sulit dengan warna siswa yang berbeda-beda seperti pelangi bisa menginspirasi sehingga siswa bisa bertumbuh kembang sesuai keunikan masing-masing. Lagu ini juga memotivasi kita bahwa dalam keadaan sesulit apa pun tidak menjadi halangan bagi kita untuk melakukan yang terbaik,” ungkapnya. Sejalan dengan apa yang disampaikan Dirjen GTK, Duta Besar Rachmat Budiman menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh Pak Dirjen sama persis dengan apa yang disampaikannya pada arahan-arahan yang selalu diberikan kepada guru dan siswa SIB, hanya dengan bahasa yang berbeda. “Bermimpilah yang tinggi, berusaha untuk mencapai mimpi, dan selalu do with your heart. Kerjakan semua dengan sepenuh hati, sebagaimana yang disampaikan Pak Dirjen. Dan bila mimpi telah diraih, maka semakin berbertakwa dan bersyukur, ” ujar Rachmat Budiman. Ketua komite SIB, Ahmad Rama Aji Nasution, juga menyampaikan pengalaman menyekolahkan anaknya di SIB, yang berhasil masuk Universitas Indonesia tanpa tes baru-baru ini. “Sebelumnya anak saya bersekolah di sekolah negeri bergengsi, dan guru di sekolah tersebut menyayangkan keputusan pindah anak saya, dan saya pun sempat khawtair. Namun setelah di Bangkok, anak saya mengatakan bahwa di SIB ini guru-gurunya benar-benar membimbing dan memberikan pengajaran, tidak seperti sekolah sebelumnya, yang banyak memberikan tugas,” ujarnya,”Dan saya merasa lega setelah mendengarnya,” lanjutnya. |
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Berbagi Seni, Berbagi Cerita
Kunjungan seru dari Sanggar Tari MTsN 1 Kota Makassar ke Sekolah Indonesia Bangkok (SIB) ????Dimulai dengan penampilan tari yang memukau, dilanjutkan dengan momen saling berbagi—s
Berpartisipasi dalam International Youth Summit
Siswa Sekolah Indonesia Bangkok berkesempatan menampilkan pertunjukan musik ansambel biola dalam kegiatan International Youth Summit di Bangkok. Penampilan ini dibawakan oleh siswa kela
Thai–Indo Culture Exchange
Thai–Indo Culture Exchange ????????????????Ketika budaya saling bertemu dan belajar ????Rabu, 21 Januari 2026 telah dilaksanakan kegiatan Thailand - Indonesia Culture Exchange yan
Bina Iman dan Taqwa 2026✨
Pada hari Senin, 19 Januari 2026, Sekolah Indonesia Bangkok melaksanakan kegiatan Bina Iman dan Taqwa sebagai bagian dari pembinaan karakter siswa.Kegiatan ini dirangkaikan dengan perin
Terima Kasih Bapak Duta Besar ????
Sekolah Indonesia Bangkok menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Rachmat Budiman, Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Thailand Tahun 2021&ndash
